Pengertian Logika Fuzzy




Dasar – Dasar Pemahaman Logika Fuzzy (Bagian 1)
Pada pertengahan 1960, Prof. Lotfi Zadeh dari universitas California di Barkeley menemukan bahwa hukum benar atau salah dari logika boolean tidak memperhitungkan beragam kondisi yang nyata. Untuk menghitung gradasi yang tak terbatas jumlahnya antara benar dan salah, Zadeh mengembangkan ide penggolongan set yang ia namakan set fuzzy. Tidak seperti logika boolean, logika fuzzy memiliki banyak nilai. Tidak seperti elemen yang dikategorikan 100% ini atau itu, atau sebuah dalil yang menyatakan semuanya benar atau seluruhnya salah, fuzzy membaginya dalam derajat keanggotaan dan derajat kebenaran, yaitu : sesuatu yang dapat menjadi sebagian benar dan sebagian salah pada waktu yang sama. Hal ini telah dibuktikan oleh Bart Kosko bahwa logika boolean adalah kasus kusus dari logika fuzzy.

Lotfi Zadeh mengatakan Integrasi Logika Fuzzy kedalam sistem informasi dan rekayasa proses adalah menghasilkan aplikasi seperti sistem kontrol, alat alat rumah tangga, dan sistem pengambil keputusan yang lebih fleksibel, mantap, dan canggih dibandingkan dengan sistem konvensional. Dalam hal ini kami dapat mengatakan bahwa logika fuzzy memimpin dalam pengembangan kecerdasan mesin yang lebih tinggi ( machine Intelligency Quotient / MIQ ) Produk produk berikut telah menggunakan logika fuzzy dalam alat alat rumah tangga seperti mesin cuci, video dan kamera refleksi lensa tunggal, pendingin ruangan, oven microwave, dan banyak sistem diagnosa mandiri.

DERAJAT KEANGGOTAAN adalah : derajat dimana nilai crisp compatible dengan fungsi keanggotaan ( dari 0 sampai 1 ), juga mengacu sebagai tingkat keanggotaan, nilai kebenaran, atau masukan fuzzy.

LABEL adalah nama deskriptif yang digunakan untuk mengidentifikasikan sebuah fungsi keanggotaan.

FUNGSI KEANGGOTAAN adalah mendefinisikan fuzzy set dengan memetakkan masukan crisp dari domainnya ke derajat keanggotaan.

MASUKAN CRISP adalah masukan yang tegas dan tertentu

LINGKUP / DOMAIN adalah lebar fungsi keanggotaan. Jangkauan konsep, biasanya bilangan, tempat dimana fungsi keanggotaan dipetakkan. Disini domain dari fuzzy set ( fungsi keanggotaan ) adalah dari 0 sampai 20 derajat dan lingkupnya adalah 20 derajat.

DAERAH BATASAN CRISP adalah jangkauan seluruh nilai yang mungkin dapat diaplikasikan pada variabel sistem. Menggunakan logika fuzzy untuk mencapai penyelesaian crisp pada masalah khusus biasanya melibatkan tiga langkah : fuzzyfikasi, evaluasi rule, dan defuzzyfikasi. Jika anda tidak / belum mengetahui bagaimana logika fuzzy itu bekerja kami sarankan agar anda benar benar memahami betul tiap langkah dalam bagian berikutnya.


Read More...

Pengertian ERD Dan Normalisasi

Pengertian ERD Dan Normalisasi - Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit membahas mengenai Pengertian ERD Dan Normalisasi.Basis data Relasional adalah kumpulan dari relasi-relasi yang mengandung seluruh informasi berkenaan suatu entitas/ objek yang akan disimpan di dalam database. Tiap relasi disimpan sebagai sebuah file tersendiri.




Perancangan basisdata merupakan suatu kegiaatan yang setidaknya bertujuan sebagai berikut:
  • Menghilangkan redundansi data
  • Meminimumkan jumlah relasi di dalam basis data
  • Membuat relasi berada dalam bentuk normal, sehingga dapat meminimumkan permasalahan berkenaan dengan penambahan, pembaharuan dan penghapusan.
ERD adalah suatu pemodelan dari basisdata relasional yang didasarkan atas persepsi di dalam dunia nyata, dunia ini senantiasa terdiri dari sekumpulan objek yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya. Suatu objek disebut entity dan hubungan yang dimilikinya disebut relationship.menjadi mentalist Suatu entity bersifat unik dan memiliki atribut sebagai pembeda dengan entity lainnya. Contoh : entity Mahasiswa, mempunyai atribut nama, umur, alamat, dan nim.

Diagram E-R terdiri dari :
  • Kotak persegi panjang, menggambarkan himpunan entitas
  • Elip, menggambarkan atribut-atribut entitas
  • Diamon, menggambarkan hubungan antara himpunan entitas
  • Garis, yang menghubungkan antar objek dalam diagram E-R
E-R Diagram merupakan suatu bahasa pemodelan yang dimana posisinya dapat dianalogikan dengan stroy board dalam industri film, blu print arsitektur suatu bangunan, miniatur, dan lain-lain. Dalam praktiknya, membangun suatu sistem terlebih dahulu dilakukannya suatu perencaan. Pemodelan merupakan suatu sub bagian dari perencanaan secara keseluruhan sebagai salah satu upaya feedback evaluasi perampungan suatu perencanaan.


E-R Diagram sebagai suatu pemodelan setidaknya memiliki beberapa karakteristik dan manfaat sebagai berikut:
  • Memudahkan untuk dilakukannya analisis dan perubahan sistem sejak dini, bersifat murah dan cepat.
  • Memberikan gambaran umum akan sistem yang akan di buat sehingga memudahkan developer.
  • Menghasilkan dokumentasi yang baik untuk client sebagai bahan diskusi dengan bentuk E-R Diagram itu sendiri.
  • Kamus data bagi bagi para pengembang handy database.
Struktur dari E-R Diagram secara umum ialah terdiri dari:
  1. Entitas merupakan objek utama yang informasi akan disimpan, biasanya berupa kata benda, ex; Mahasiswa, Dosen, Nasabah, Mata Kuliah, Ruangan, dan lain-lain. Objek dapat berupa benda nyata maupun abstrak.
  2. Atribut merupakan deskripsi dari objek yang bersangkutan.
  3. Relationship merupakan suatu hubungan yang terjalin antara dua entitas yang ada.
Kardinalitas Relasi
ERD yang mempersentasikan suatu basisdata relasional senantiasa memiliki relasi-relasi dari sejumlah entitas yang dapat ditentukan banyaknya. Banyaknya suatu relasi yang dimiliki oleh suatu relasi entitas disebut derajat relasi. Derjat relasi maksimum disebut dengan kardinalitas sedangkan derajad minimum disebut dengan modalitas. Kardinalitas yang terjadi diantara dua himpunan entitas (misal A dan B) dapat berupa:
  1. One to One, satu record dipetakan dengan satu record di entitas lain. Contoh: satu nasabah punya satu account.
  2. One to Many, Satu record dapat dipetakan menjadi beberapa record di entitas lain. Contoh: satu nasabah dapat punya lebih dari satu account.
  3. Many to Many, Beberapa record dapat dipetakan menjadi beberapa record di entitas lain. Contoh: satu nasabah dapat memiliki lebih dari satu account. Satu account dapat dimiliki lebih dari satu nasabah (join account).


Read More...

Normalisasi Basis Data

Setelah membahas mengenai Konsep Dasar Basis Data sekarang saya akan membahas mengenai Normalisasi pada Basis Data. Pada tulisan kali ini saya akan menuliskan mengenai Normalisasi Basis Data mulai dari pengertian hingga tahap-tahap dari Normalisasi tersebut

Apa itu Normalisasi Basis Data?
Normalisasi adalah proses pembentukan struktur basis data sehingga sebagian besar ambiguity bisa dihilangkan.

Apa saja tahapan Normalisasi?
Tahap Normalisasi dimulai dari tahap paling ringan (1NF) hingga paling ketat (5NF). Akan tetapi, biasanya sebagian besar pendesain database hanya sampai pada tingkat 3NF atau BCNF karena sudah cukup memadai untuk menghasilkan tabel-tabel yang berkualitas baik.

Bagaimana tabel yang baik itu?
Sebuah tabel dikatakan baik (efisien) atau normal jika memenuhi 3 kriteria sebagai berikut:
  1. Jika ada dekomposisi (penguraian) tabel, maka dekomposisinya harus dijamin aman (Lossless-Join Decomposition). Artinya, setelah tabel tersebut diuraikan / didekomposisi menjadi tabel-tabel baru, tabel-tabel baru tersebut bisa menghasilkan tabel semula dengan sama persis.
  2. Terpeliharanya ketergantungan fungsional pada saat perubahan data (Dependency Preservation).
  3. Tidak melanggar Boyce-Code Normal Form (BCNF)

Bentuk-bentuk normal:
  1. Bentuk Normal Tahap Pertama (1st Normal Form / 1NF)
  2. Bentuk Normal Tahap Kedua (2nd Normal Form / 2NF)
  3. Bentuk Normal Tahap (3rd Normal Form / 3NF)
  4. Boyce-Code Normal Form (BCNF)
  5. Bentuk Normal Tahap (4th Normal Form / 4NF)
  6. Bentuk Normal Tahap (5th Normal Form / 5NF)
Setelah mengetahui bentuk normal, selanjutnya saya akan menjelaskan masing-masing dari bentuk normal tersebut.




Bentuk Normal Tahap Pertama (1st Normal Form / 1NF)
Bentuk normal 1NF terpenuhi jika sebuah tabel tidak memiliki atribut bernilai banyak (multivalued attribute), atribut composite atau kombinasinya dalam domain data yang sama. Dalam arti lain, setiap atribut dalam tabel tersebut harus bernilai atomic (tidak dapat dibagi-bagi lagi).
Contoh: multivalued, composite

Bentuk Normal Tahap Kedua (2nd Normal Form)
Bentuk normal 2NF terpenuhi dalam sebuah tabel jika telah memenuhi bentuk 1NF, dan semua atribut selain primary key, secara utuh memiliki Functional Dependency pada primary key. Sebaliknya, sebuah tabel tidak memenuhi 2NF, jika ada atribut yang ketergantungannya (Functional Dependency) hanya bersifat parsial saja (hanya tergantung pada sebagian dari primary key). Jika terdapat atribut yang tidak memiliki ketergantungan terhadap primary key, maka atribut tersebut harus dipindah atau dihilangkan.

Bentuk Normal Tahap Ketiga (3rd Normal Form /3NF)
Bentuk normal 3NF terpenuhi jika telah memenuhi bentuk 2NF, dan jika tidak ada atribut non primary key yang memiliki ketergantungan terhadap atribut non primary key yang lainnya.

Boyce-Code Normal Form (BCNF)
Bentuk BCNF terpenuhi dalam sebuah tabel, jika untuk setiap functional dependency terhadap setiap atribut atau gabungan atribut dalam bentuk: X -> Y, maka X adalah super key. Jika tidak, maka tabel tersebut harus di-dekomposisi berdasarkan functional dependency yang ada, sehingga X menjadi super key dari tabel-tabel hasil dekomposisi. Setiap tabel dalam BCNF merupakan 3NF. Akan tetapi setiap 3NF belum tentu termasuk BCNF. Perbedaannya, untuk functional dependency X à A, BCNF tidak membolehkan A sebagai bagian dari primary key.

Bentuk Normal Tahap Keempat (4th Normal Form /4NF)
Bentuk normal 4NF terpenuhi dalam sebuah tabel jika telah memenuhi bentuk BCNF, dan tabel tersebut tidak boleh memiliki lebih dari sebuah multivalued atribute. Dalam arti lain, untuk setiap multivalued dependencies (MVD) juga harus merupakan functional dependencies.

Bentuk Normal Tahap Keempat (5th Normal Form /5NF)
Bentuk normal 5NF terpenuhi dalam sebuah tabel jika tidak dapat memiliki sebuah lossless decomposition menjadi tabel-tabel yg lebih kecil. Jika 4 bentuk normal sebelumnya dibentuk berdasarkan functional dependency, 5NF dibentuk berdasarkan konsep join dependence. Yakni apabila sebuah tabel telah di-dekomposisi menjadi tabel-tabel lebih kecil, harus bisa digabungkan lagi (join) untuk membentuk tabel semula.


Read More...

Komputer

Istilah komputer pribadi atau PC mempunyai beberapa arti :
  • Istilah umum yang merujuk pada komputer yang dapat digunakan dan diperoleh orang dengan mudah.
  • Istilah umum yang merujuk kepada mikrokomputer yang sesuai dengan spesifikasi IBM.
  • Komputer pribadi yang pertama kali dikeluarkan oleh IBM dan secara tidak langsung mencetuskan penggunaan istilah PC (Personal Computer) - lihat PC IBM.
Generasi mikrokomputer yang pertama hanya dijual dalam jumlah kecil kepada orang yang mampu membeli(membuat dan merakit sendiri), dan mengoperasikannya, yaitu: para insinyur dan penggemar bidang elektronika. Mikrokomputer generasi kedua lebih dikenal sebagai komputer rumah (home computer).

Sejarah Komputer
Istilah komputer pribadi pertama kali digunakan di majalah New Scientist pada tahun 1964 dalam artikel berseri yang berjudul "The World in 1984" (Dunia pada Tahun 1984). Dalam "The Banishment of Paper Work" (Hilangnya Pekerjaan Tulis-Menulis), Arthur L. Samuel dari Pusat Penelitian Watson (Watson Research Center) nya IBM menulis, "Meskipun mungkin saja kita dapat memperoleh pendidikan di rumah melalui PC orang tersebut sendiri, sifat asli manusia tetap tak akan berubah."

Generasi pertama mikrokomputer mulai bermunculan pada tahun 70-an. Namun begitu, ia tidak berkemampuan tinggi, dan kurang cakap dibandingkan dengan komputer bisnis (Business Computer) pada waktu itu, sehingga hanya digunakan oleh peminat komputer, atau hanya untuk permainan elektronik serta penggunaan bulletin board system. Seperti pada komputer modern di era chip silikon PC menggunakan mikrokomputer sebagai Unit Pemroses Pusat . Mikroprosesor yang pertama dipakai pada PC IBM adalah Intel4004 yang dikeluarkan pada 15 November 1971.

Mikrokomputer menjadi alat perniagaan ketika program spreadsheet VisiCalc diluncurkan untuk mesin Apple II, dan kemudian untuk kelompok 8-bit Atari, Commodore PET, dan PC IBM yang menjadi program aplikasi terpopuler. Pada sekitar tahun 1980an, harga komputer pribadi yang rendah menjadi sebab utama kepopularannya untuk kegunaan di rumah serta bisnis.

Arsitektur dan kartu tambahan
Kebanyakan PC menggunakan arsitektur piranti keras (hardware) yang kompatibel dengan PC IBM, contohnya prosesor yang kompatibel dengan x86 buatan Intel seperti produk dari AMD dan Cyrix. Kemampuan piranti keras PC biasanya dapat dikembangkan dengan penambahan kartu tambahan (expansion card).

Komputer pribadi dapat dibagi dalam beberapa jenis:
  1. Komputer desktop
  2. Notebook atau Laptop
  3. PDA
  4. Komputer yang bisa dipakaikan ke badan (wearable computer)
Tipe PC dan PW (personal workstation) lainnya:
  1. Apple Macintosh
  2. Acorn Archimedes & RiscPC
  3. Workstation NeXT
  4. BeBox
  5. Sun
  6. Workstation-workstation SGI seperti SGI Indigo dan SGI Onyx
  7. NEC PC-9800 (Ada di Jepang selama beberapa saat)
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer_pribadi



Read More...

Survei dan Evaluasi Lahan

Survai adl uraian keseluruhan dari aktifitas dan proses termasuk didalam adl perumusan tujuan prosedur perencanaan komplikasi data dan ekstraksi informasi dalam bentuk peta laporan dan sebagai (Abdullah 1993).

Menurut Siswomartono (1989) survai tanah merupakan istilah umum utk penyelidikan tanah sistematik dilapangan di laboratorium deskripsi klasifikasi pemetaan jenis tanah penafsiran (interpretasi) tanah menurut kesesuaian tanah bagi tanaman rumput pohon serta perilaku tanah dibawah pemakaian atau perlakuan utk produktivitas dalam pengelolaan yg berbeda-beda.

Survai tanah dilakukan utk menentukan tingkat kemampuan lahan secara keseluruhan sebagai bahan pemetaan tanah dalam hubungan dgn penentuan klasifikasi tanah. Lahan-lahan yg telah disurvai digolongkan dala kelas-kelas yg sesuai dgn kemampuan berdasarkan dgn faktor-faktor yg bersifat menghambat dalam pemanfaatan lahan tersebut terutama utk bidang pertanian.

Faktor-faktor yg menunjang adl data-data mengenai sifat fisik kimia dan biologi tanah termasuk bentuk wilayah iklim dan lain-lain secara keseluruhan baik sampai sangat baik. Faktor-faktor penghambat seperti sifat-sifat fisik kimia dan biologi tanah yg jelek keadaan iklim yg tak sesuai bentuk wilayah berlereng dan berbukit-bukit sering terjadi genangan air serta salinitas yg tinggi.

Setelah melakukan kegiatan survai dan pemetaan sumber daya lahan di lapangan kegiatan selanjut adl mengevaluiasi lahan. Evaluasi lahan pada dasar merupakan proses utk menduga potensi sumber daya lahan utk berbagai penggunaan. Adapun kerangka yg mendasar dari evaluasi sumber daya lahan adl membandingkan persyaratan yg diperlukan utk suatu penggunaan lahan tertentu dgn sifat sumber daya yg ada pada lahan tersebut (Sitorus 1983).

Menurut CSR/FAO (1983) bahwa dalam evaluasi lahan sifat-sifat lingkungan fisik dan kimia suatu wilayah dirincikan dalam kualitas lahan dan tiap kualitas lahan dapat terdiri dari satu karakteristik lahan yg umum memiliki hubungan satu sama lainnya. Karakteristik lahan adl sifat-sifat tanah yg dapat diukur atau diduga. Kualitas lahan adl sifat tanah yg kompleks dan berperan pada penggunaan lahan yg spesifik.


Read More...

ERD

ERD (Entity Relationalship Diagram) adalah sebuah konsep yang mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan dan didasarkan pada persepsi dari sebuah dunia nyata yang terdiri dari sekumpulan objek, disebut entiti & relasi diantar objek-objek tersebut.

Diagram ERD digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data. Dengan ERD, model dapat diuji dengan mengabaikan proses yang dilakukan. Diagram ER pertama kali dideskripsikan oleh Peter Chen yang dibuat sebagai bagian dari perangkat lunak.

Tiga notasi dasar dalam ER-D adalah :
  1. Entitas (entity), merupakan obyek yang mewakili sesuatu dalam dunia nyata dan dapat dibedakan antara satu dengan lainnya (unique).
  2. Attribute, karakteristik dari entity atau relationship yang menyediakan detail tentang entity atau relationship tersebut sehingga dapat dibedakan.
  3. Notasi, merupakan hubungan antara entity satu dengan entity yang lainnya.
  4. Garis, sebagai penghubung antara relasi dengan entity, atau relasi dan entity dengan atrribute.

Fungsi Diagram E-R :
merekayasa sebuah objek nyata kedalam sebuah entity
memodelkan struktur data dan hubungan antar data
dengan ERD, model dapat diuji dengan mengabaikan proses yang dilakukan






Read More...

Apa Itu Pentaho ?

Pentaho adalah kumpulan aplikasi Business Intelligence yang bersifat free open source software (FOSS) dan berjalan di atas platform Java. Aplikasi-aplikasi Pentaho dikembangkan oleh Pentaho corp yang berpusat di Orlanda, Amerika Serikat.

Business Intelligence adalah kemampuan untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber, memproses dan menampilkannya dalam bentuk yang dapat dengan mudah dianalisis oleh orang-orang bisnis pada suatu organisasi sehingga dari hasil analisis tadi dapat dihasilkan keputusan yang lebih baik untuk organisasi tersebut.

Selain sifatnya gratis dan adopsi yang semakin hari semakin luas, dukungan Pentaho bisa didapatkan dari Pentaho corp dalam bentuk Service Level Agreement (SLA) dan dipaketkan dalam versi Enterprise Edition yang sifatnya annual subscription atau perlu kontrak tahunan. Selain itu jika Anda tetap menggunakan community edition yang gratis, maka bisa mendapatkan support dari banyak partner Pentaho di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Apa saja kumpulan aplikasi Pentaho ?

Pentaho sebenarnya merupakan kumpulan aplikasi yang terdiri sebagai berikut :
1. Pentaho Reporting
* Merupakan aplikasi perancangan Ad Hoc Report di Pentaho.
* Engine reporting yang bisa di-embed di aplikasi Java.
* Multi Platform.
* Dapat mengambil source dari berbagai relational engine. Lihat link berikut untuk database relasional yang didukung oleh Pentaho Reporting.
* Dapat mengambil source OLAP yang didukung driver OLAP4J seperti Mondrian, SQL Server Analysis Service, PALO Molap, SAP BW, dan lainnya.
* Memiliki kemampuan mengambil source Pentaho Data Integration step. Ini menjadikan source yang dapat diambil hampir menjadi tidak terbatas.
* Dilengkapi designer yang intuitif dan koleksi chart yang lengkap untuk keperluan analisa.
* Output dalam format Format PDF, Excel, HTML dan CSV.

2. Pentaho Analysis / Mondrian OLAP Server
* OLAP server open source terpopuler dan digunakan di berbagai produk BI open source (Pentaho dan Jasper).
* Multi Platform.
* Mondrian merupakan tipe ROLAP (Relational OLAP) dimana semua perintah data query diterjemahkan via SQL dan ditujukan kepada datamart.
* Mendukung datamart dengan rancangan multi dimensional Star Schema maupun Snowflake Schema.
* Mendukung query MDX (Multidimensional Expression) sebagai standar industri.
* Didukung oleh beberapa aplikasi interface baik web based maupun desktop seperti JPivot, Pentaho Reporting, Pentaho Analysis Tools, dan Pentaho Analyzer.
* Semua interface di atas memiliki kemampuan drill down / roll up serta drill through untuk melihat detil penyusun sel-sel nilai analisis.

3. Pentaho Data Integration / Kettle
* Utilitas ETL (Extract, Transform and Load) open source paling populer.
* Designer GUI yang intuitif dan sangat mudah digunakan.
* Multi Platform.
* Script ETL dapat disimpan dalam bentuk filesystem maupun repository.
* Mendukung multi pipelining sehingga load balance maupun optimasi pekerjaan data warehouse dapat dilakukan dengan mudah.
* Mendukung clustering (master-slave) engine ETL
* Terdiri atas lebih dari 200 steps yang mencakup job (workflow kontrol) dan transformation (data worfklow).
* Mendukung Apache Virtual Filesystem (Apache VFS) sehingga filesystem seperti HTTP Webdav, FTP, SFTP, dan lain sebagainya dapat dengan mudah diakses dengan konfigurasi yang minimal.

4. Pentaho Data Mining / Weka
* Utilitas data mining yang sangat populer dan digunakan untuk predictive analysis
* Multi Platform.
* Mendukung data sumber / source berformat ARFF (Attribute-Relation File Format), XRRF (XML attribute Relation File Format), CSV (Comma Separated Value), maupun table / view dari relasional database.
* Mendukung standar PMML (Predictive Model Markup Language).
* Mendukung data nominal dan numerik (continue maupun discrete).
* Mendukung algoritma yang cukup banyak untuk operasi dasar data mining seperti Classification, Clustering dan Association. Algoritma tersebut diantaranya adalah J48, M5P, SimpleCart, SimpleKMeans, Apriori, dsbnya.
* Utilitas grafis yang membantu pengolahan dan pemahaman data mulai dari preprocessing, data visualization dalam bentuk plot maupun curve, tree visualization, dsbnya.

5. Pentaho BI Server / Platform
* Server BI yang berjalan sebagai web application portal yang terdiri dari layanan web service, workflow pada space JVM (Java Virtual Machine), dan sebagai user interface untuk laporan operasional maupun analisis.
* Multi Platform.
* Workflow berupa integrasi dari produk Pentaho yang telah disebutkan sebelumnya (Pentaho Data Integration, Pentaho Reporting, dan Pentaho Analysis) dalam bentuk solution.
* Scheduler berjalan di atas platform BI ini untuk melakukan proses batching, misalkan mengirim laporan dalam bentuk PDF ataupun Excel secara periodik.
* Script JSP (Java Server Pages) dapat dengan mudah diintegrasikan ke dalam platform.
* User dapat memiliki space sendiri untuk menyimpan report dan tipe solution lainnya.
* Ad hoc report yang bisa digunakan untuk membuat rancangan report on the fly tanpa keterlibatan IT.


Read More...

Waterfall dan Prototyping (Metode Pengembangan Sistem)

Metode Pengembangan adalah sebuah cara yang tersistem atau teratur yang bertujuan untuk melakukan analisa pengembangan suatu sistem agar sistem tersebut dapat memenuhi kebutuhan (nur ichsan).

Jadi dalam melakukan pembangunan atau perbaikan suatu sistem yang terkomputerisasi harus melakukan langkah-langkah dalam mengimplementasikannya. Metode Pengembangan Rekayasa Perangkat Lunak terdapat 4 metode yaitu : waterfall, Prototyping, RAD, OOD, dan OMT. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kelemahan sendiri.

A. Waterfall
Metode ini merupakan metode yang sering digunakan oleh penganalisa sistem pada umumnya. Inti dari metode waterfall adalah pengerjaan dari suatu sistem dilakukan secara berurutan atau secara linear. Jadi jika langkah satu belum dikerjakan maka tidak akan bisa melakukan pengerjaan langkah 2, 3 dan seterusnya. Secara otomatis tahapan ke-3 akan bisa dilakukan jika tahap ke-1 dan ke-2 sudah dilakukan.
Secara garis besar metode waterfall mempunyai langkah-langkah sebagai berikut : Analisa, Design, Code dan Testing, Penerapan dan Pemeliharaan.

1. Analisa
Langkah ini merupakan analisa terhadap kebutuhan sistem. Pengumpulan data dalam tahap ini bisa malakukan sebuah penelitian, wawancara atau study literatur. Seorang sistem analis akan menggali informasi sebanyak-banyaknya dari user sehingga akan tercipta sebuah sistem komputer yang bisa melakukan tugas-tugas yang diinginkan oleh user tersebut. Tahapan ini akan menghasilkan dokumen user requirment atau bisa dikatakan sebagai data yang berhubungan dengan keinginan user dalam pembuatan sistem. Dokumen ini lah yang akan menjadi acuan sistem analis untuk menterjemahkan ke dalam bahasa pemprogram.

2. Design
Proses desain akan menerjemahkan syarat kebutuhan ke sebuah perancangan perangkat lunak yang dapat diperkirakan sebelum dibuat coding. Proses ini berfokus pada : struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi interface, dan detail (algoritma) prosedural. Tahapan ini akan menghasilkan dokumen yang disebut software requirment. Dokumen inilah yang akan digunakan proggrammer untuk melakukan aktivitas pembuatan sistemnya.

3. Coding & Testing
Coding merupan penerjemahan design dalam bahasa yang bisa dikenali oleh komputer. Dilakukan oleh programmer yang akan meterjemahkan transaksi yang diminta oleh user. Tahapan ini lah yang merupakan tahapan secara nyata dalam mengerjakan suatu sistem. Dalam artian penggunaan komputer akan dimaksimalkan dalam tahapan ini. Setelah pengkodean selesai maka akan dilakukan testing terhadap sistem yang telah dibuat tadi. Tujuan testing adalah menemukan kesalahan-kesalahan terhadap sistem tersebut dan kemudian bisa diperbaiki.

4. Penerapan
Tahapan ini bisa dikatakan final dalam pembuatan sebuah sistem. Setelah melakukan analisa, design dan pengkodean maka sistem yang sudah jadi akan digunakan oleh user.

5. Pemeliharaan
Perangkat lunak yang sudah disampaikan kepada pelanggan pasti akan mengalami perubahan. Perubahan tersebut bisa karena mengalami kesalahan karena perangkat lunak harus menyesuaikan dengan lingkungan (periperal atau sistem operasi baru) baru, atau karena pelanggan membutuhkan perkembangan fungsional.

Keuntungan Metode Waterfall
* Kualitas dari sistem yang dihasilkan akan baik. Ini dikarenakan oleh pelaksanaannya secara bertahap. Sehingga tidak terfokus pada tahapan tertentu.
* Document pengembangan sistem sangat terorganisir, karena setiap fase harus terselesaikan dengan lengkap sebelum melangkah ke fase berikutnya. Jadi setiap fase atau tahapan akan mempunyai dokumen tertentu.

Kelemahan waterfall
* Diperlukan majemen yang baik, karena proses pengembangan tidak dapat dilakukan secara berulang sebelum terjadinya suatu produk.
* Kesalahan kecil akan menjadi masalah besar jika tidak diketahui sejak awal pengembangan.
* Pelanggan sulit menyatakan kebutuhan secara eksplisit sehingga tidak dapat mengakomodasi ketidakpastian pada saat awal pengembangan.

B. Prototyping
Metode ini sering digunakan pada dunia riil. Karena metode ini secara keseluruhan akan mengacu kepada kepuasan user. Bisa dikatakan bahwa metode ini merupakan metode waterfall yang dilakukan secara berulang-ulang.

Tahapan Metode Prototyping
1. Pemilihan Fungsi. Mengacu pada pemilahan fungsi yang harus ditampilkan oleh prototyping. Pemilahan harus selalu dilakukan berdasarkan pada tugas-tugas yang relevan yang sesuai dengan contoh kasus yang akan diperagakan.
2. Penyusunan Sistem Informasi. Bertujuan memenuhi permintaan kebutuhan akan tersedianya prototype.
3. Evaluasi.
4. Penggunaan selanjutnya.

Jenis Jenis Prototyping
1. Feasibility prototyping. Digunakan untuk menguji kelayakan dari teknologi yang akan digunakan untuk system informasi yang akan disusun.
2. Requirement prototyping. Digunakan untuk mengetahui kebutuhan aktivitas bisnis user. Misalnya dalam sebuah perusahaan terdapat user direktur, manajer, dan karyawan. Maka penggunaan sistem dapat dibedakan berdasarkan user tersebut sesuai dengan kebutuhannya.
3. Desain Prototyping. Digunakan untuk mendorong perancangan system informasi yang akan digunakan.
4. Implementation prototyping. Merupakan lanjutan dari rancangan protipe, prototype ini langsung disusun sebagai suatu system informasi yang akan digunakan.

Keunggulan metode Prototyping
* Adanya komunikasi baik antara pengembang dengan pelanggan.
* Pengembang dapat bekerja lebih baik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
* Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan sistem.
* Menghemat waktu dalam pengembangannya.
* Penerapan lebih mudah karena pemakai akan mengetahui apa yang diharapkan.

Kelemahan metode Prototyping
* Kualitas sistem kurang baik karena hanya mengedepankan aspek kenyamanan user.
* Pengembang kadang-kadang menggunakan implementasi yang sembarangan.
* Tidak mencerminkan proses perancangan yang baik.


Read More...

Utilitas Sistem Linux




Sistem linux mengandung banyak program-program user-mode: utilitas sistem dan utilitas user. Utilitas sistem termasuk semua program yang diperlukan untuk menginisialisasi sistem, seperti program untuk konfigurasi alat jaringan (network device) atau untuk load modul kernel. Program server yang berjalan secara kontinu juga termasuk sebagai utilitas sistem; program semacam ini mengatur permintaan user login, koneksi jaringan yang masuk, dan antrian printer.




Tidak semua utilitas standar melakukan fungsi administrasi sistem yang penting. Lingkungan pengguna UNIX mengandung utilitas standar dalam jumlah besar untuk melakukan pekerjaan sehari-hari, seperti membuat daftar direktori, memindahkan dan menghapus file, atau menunjukkan isi dari sebuah file. Utilitas yang lebih kompleks dapat melakukan fungsi text-processing, seperti menyusun data tekstual atau melakukan pattern-searches pada input teks. Jika digabung, utilitas-utilitas tersebut membentuk toolset standar yang diharapkan oleh user pada sistem UNIX mana saja; walau pun tidak melakukan fungsi sistem operasi apa pun, utilitas tetap merupakan bagian penting dari sistem Linux dasar.




Read More...
  • Mahasiswa STMIK Duta Bangsa
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description

Free Hosting

Free Hosting

My Blog List

A
B
C
     
D
E
F
DuGMp3    
G
H
I
Goo Otomotif HouseofScript  
J
K
L
Java Hotline    
M
N
O

My Games Collection

MeLangKah LeBih MaJu

   
P
Q
R
Pamella Decoration    
S
T
U
Studied WaLL    
V
W
X
     
Y
Z
0-9
     









Join....!


Free Domain

Free Domain

SiNyO. Powered by Blogger.