Showing posts with label Network. Show all posts
Showing posts with label Network. Show all posts

Reset TCP/IP Lewat NetShell

Jika Teman-teman seorang administrator jaringan yang biasanya bergelut dengan jaringan ingin mereset TCP/IP berikut ini caranya untuk mereset TCP/IP Lewat NetShell.
  • Klik Start, Run_CMD
  • Pada jendela Command prompt, ketikkan perintah NETSH dan tekan Enter. Perintah NETSH digunakan untuk mengaktifkan utility NetShell, ditandai dengan adanya prompt netsh pada layar anda.
  • Selanjutnya, ketikan perintah INT IP RESET RESETLOG .TXT tekan Enter. Perintah ini akan melakukan reset terhadap konfigurasi TCP/IP Anda dan menyimpan proses resetnya ke dalam file RESETLOG.TXT. Jangan lupa mencatat dan menyimpan konfigurasi TCP/IP anda sebelumnya.
  • Setelah selesai melakukan perintah diatas, NetShell akan kembali pada prompt nesth, ketikan perintah QUIT, Enter
  • Untuk melihat log reset bisa melalui Notepad lewat Win Explorer atau Command Prompt dengan mengetikan perintah NOTEPAD RESETLOG.TXT tekan Enter.
Perintah NetShell sangat berguna jika windows computer yang sedang anda tangani gagal masuk lingkungan GUI (Graphical User Inteface). semoga artikel ini dapat membantu anda.




From PC Media
Read More...

Bikin Hotspot Sendiri Hanya Dengan Laptop dan Modem

Pertama : Install dan Setting Modem
Mungkin langkah ini akan berbeda tergantung tiap-tiap modem atau operator yang anda gunakan namun gambaran secara umum adalah berikut ini.
- Pasang modem anda
- Install driver modem yang disertakan ketika anda membeli modem
- Setting modem meliputi APN, Username, Password dsb.
- Tes apakah sudah berhasil terhubung ke internet
- selesai

Kedua : Setting agar semua komputer dapat terhubung ke hotspot
Setting agar semua komputer yang terhubung ke hotspot nantinya agar bisa mengakses internet caranya :
  • Masuk ke Control Panel-Network Connection
  • Pilih Network connection yang kita gunakan untuk akses ke internet ( disini mis menggunakan Modem Wireless 3G yaitu pada “Wireless Network Connection 2?, kemudian klik kanan-pilih Properties.
  • Pilih Tab Advanced, beri tanda centang pada opsi “Allow other network user to connect through this computer’s internet connection. Pilih Home Networking Connection yang diizinkan ( dalam hal ini adalah network yang menjadi hotspot kita yaitu “Wireless Network Connection). Kemudian Klik OK. Secara otomatis Komputer yang terkoneksi dengan internet di set sebagai gateway.
Ketiga : Setting Jaringan Wireless Ad-Hoc pada laptop
Apakah anda tahu bahwa Anda bisa me-setup jaringan Wireless Adhoc untuk menshare koneksi internet di rumah tanpa harus menggunakan router atau switch?? Tentu saja anda bisa. Anda juga bisa menggunakannya untuk men-share file atau printer antara 2 atau lebih komputer dengan jaringan wireless. Perlu diketahui bahwa Anda bisa mempunyai 9 jaringan, dimana komputer bisa mengirimkaan data secara langsung satu sama lain. Kelemahan dari jaringan ini adalah jangkauannya yang terbatas. Anda akan perlu router wireless atau akses poin untuk jangkauan jaringan wireless yang lebih luas.

Alokasi Alamat IP
Anda bisa mengalokasikan alamat IP untuk setiap komputer yang masuk ken jaringan Ad-hoc wireless. JIka Anda menggunakan 3 komputer, Anda bisa dengan mudah meng-assign 192.168.0.1, 192.168.0.2,192.168.0.3 ke masing-masing komputer dengan netmask 255.255.255.0.Catatan : Jika Anda mempunyai Internet Connection Sharing yang di-enable pada host komputer, Anda bisa men-setup komputer klien untuk mendapat alamat IP secara otomatis, kemudian komputer-komputer tersebut akan bisa mengakses ke Internet.

Konfigurasi Komputer Host
  • Klik Start -> Control Panel -> Network Connections.
  • Klik kanan pada wireless network connection, lalu klik Properties
  • Pada Wireless Network Connection Properties, klik tab Wireless Networks.
  • Klik Add pada bagian Preferred networks.
  • Selanjutnya isilah Network Name (SSID) untuk jaringan yang akan Anda buat.
  • Jangan lupa untuk mencentang check box This is a computer-to-computer (ad hoc)network: wireless access point are not used.
  • Anda juga dapat membubuhkan WEP Password agar koneksi anda aman.
  • Klik OK dan OK lagi untuk menyimpan konfigurasi Anda.




Konfigurasi Komputer Klien
Windows XP otomatis akan mendeteksi jika ada Wireless Network yang aktif
  • Klik kanan pada icon Wireless Network yang berada pada taskbar, lalu klik View Available Wireless Networks.
  • Wireless Network Connection akan menampilkan list SSID wireless anda. Klik SSID wireless Anda lalu klik Connect .
Jika pada komputer host , Anda bubuhkan WEP Password maka windows XP meminta anda untuk mengisi password sebelum anda terkoneksi ke jaringan Ad Hoc Anda.
Update:
  • Untuk Windows XP yang tidak mempunyai DHCP Server service, user harus meng-assign alamat IP secara manual, baik yang broadcast maupun client yang terkoneksi .
  • Semua setting telah selesai. Sekarang koneksikan semua Laptop yang ada melalui wireless menggunakan sinyal Hotspot yang sudah dibuat tadi. Semoga bermanfaat
Read More...

7 Lapisan OSI

OSI, atau Buka Interkoneksi Sistem, model mendefinisikan kerangka kerja untuk mengimplementasikan protokol jaringan di tujuh lapisan. Kontrol dilewatkan dari satu lapisan ke berikutnya, mulai dari lapisan aplikasi di satu stasiun, melanjutkan ke lapisan bawah, melalui saluran ke stasiun berikutnya dan kembali hirarki.

OSI, atau Buka Interkoneksi Sistem, model mendefinisikan kerangka kerja untuk mengimplementasikan protokol jaringan di tujuh lapisan. Kontrol dilewatkan dari satu lapisan ke berikutnya, mulai dari lapisan aplikasi di satu stasiun, dan melanjutkan ke lapisan bawah, melalui saluran ke stasiun berikutnya dan kembali hirarki.


Application (Layer 7)
Lapisan ini mendukung aplikasi dan proses pengguna akhir. Mitra komunikasi diidentifikasi, kualitas layanan diidentifikasi, otentikasi pengguna dan privasi dianggap, dan setiap kendala pada sintaks data diidentifikasi. Semuanya pada lapisan ini adalah aplikasi-spesifik. Lapisan ini menyediakan layanan aplikasi untuk transfer file, e-mail, dan softwareservices jaringan lainnya. Telnet dan FTP adalah aplikasi yang ada sepenuhnya di tingkat aplikasi. Arsitektur aplikasi berjenjang adalah bagian dari lapisan ini.

Presentasi (Layer 6)
Lapisan ini memberikan kemerdekaan dari perbedaan dalam representasi data (misalnya, enkripsi) dengan menerjemahkan dari format aplikasi ke jaringan, dan sebaliknya. Lapisan presentasi bekerja untuk mentransformasikan data ke dalam bentuk yang lapisan aplikasi dapat menerima. Ini membentuk lapisan dan mengenkripsi data yang akan dikirim melalui jaringan, memberikan kebebasan dari masalah kompatibilitas. Kadang-kadang disebut lapisan sintaks.

Sesi (Layer 5)
Lapisan ini membentuk, mengelola dan mengakhiri koneksi antara aplikasi. Lapisan sesi set up, koordinat, dan berakhir percakapan, pertukaran, dan dialog antara aplikasi pada setiap akhir. Ini berkaitan dengan sesi koneksi dan koordinasi.

Transport (Layer 4)
Lapisan ini menyediakan transfer transparan data antara sistem akhir, atau host, dan bertanggung jawab untuk end-to-end error recovery dan flow control. Ini menjamin transfer data lengkap.

Network (Layer 3)
Lapisan ini menyediakan teknologi switching dan routing, membuat jalur logis, yang dikenal sebagai virtual circuit, untuk transmisi data dari node ke node. Routing dan forwarding adalah fungsi dari lapisan ini, serta pengalamatan, internetworking, error handling, kontrol kongesti dan sequencing paket.

Data Link (Layer 2)
Pada lapisan ini, paket data dikodekan dan diterjemahkan ke dalam bit. Ini melengkapi protokol transmisi pengetahuan dan manajemen dan menangani kesalahan dalam lapisan fisik, kontrol aliran dan sinkronisasi frame. Lapisan data link dibagi menjadi dua lapisan sub: Media Access Control (MAC) dan lapisan Logical Link Control (LLC) lapisan. Lapisan MAC sub mengontrol bagaimana sebuah komputer pada jaringan akses keuntungan ke data dan izin untuk mengirimkannya. Lapisan LLC kontrol framesynchronization, aliran kontrol dan pengecekan error.

Fisik (Layer 1)
Lapisan ini menyampaikan sedikit sungai - impuls cahaya, listrik atau sinyal radio - melalui jaringan di tingkat listrik dan mekanik. Ini menyediakan sarana perangkat keras untuk mengirim dan menerima data pada pembawa, termasuk kabel mendefinisikan, kartu dan aspek fisik. Fast Ethernet, RS232, dan ATM adalah protokol dengan komponen lapisan fisik.


Read More...

Halaman Referensi TCP / IP

  • Data Link Layer
  • Network Layer
  • Transport Layer
  • Session Layer
  • Application Layer
  • Routing
  • Tunneling
  • Security.
 
Advance Defense Research Projects Agency (DARPA) Transmission Control awalnya dikembangkan Protokol / Internet Protocol (TCP / IP) untuk menghubungkan jaringan komputer departemen pertahanan yang beragam. Internet, sebuah Area Network internasional Wide, menggunakan TCP / IP untuk menghubungkan institusi pemerintah dan pendidikan di seluruh dunia. TCP / IP juga digunakan secara luas pada jaringan komersial dan swasta. Suite TCP / IP termasuk protokol berikut.



Data Link Layer
ARP/RARP
Address Resolution Protocol/Reverse Address
DCAP
Data Link Switching Client Access Protocol

Network Layer
DHCP
Dynamic Host Configuration Protocol
DVMRP
Distance Vector Multicast Routing Protocol
ICMP/ICMPv6
Internet Control Message Protocol
IGMP
Internet Group Management Protocol
IP
Internet Protocol version 4
IPv6
Internet Protocol version 6
MARS
Multicast Address Resolution Server
PIM
Protocol Independent Multicast-Sparse Mode (PIM-SM)
RIP2
Routing Information Protocol
RIPng for IPv6
Routing Information Protocol for IPv6
RSVP
Resource ReSerVation setup Protocol
VRRP
Virtual Router Redundancy Protocol

Transport Layer
ISTP

Mobile IP
Mobile IP Protocol
RUDP
Reliable UDP
TALI
Transport Adapter Layer Interface
TCP
Transmission Control Protocol
UDP
User Datagram Protocol
Van Jacobson
compressed TCP
XOT
X.25 over TCP

Session Layer
BGMP
Border Gateway Multicast Protocol
Diameter

DIS
Distributed Interactive Simulation
DNS
Domain Name Service
ISAKMP/IKE
Internet Security Association and Key Management Protocol and Internet Key Exchange Protocol
Small Computer Systems Interface
LDAP
Lightweight Directory Access Protocol
MZAP
Multicast-Scope Zone Announcement Protocol
NetBIOS/IP
NetBIOS/IP for TCP/IP Environment

Application Layer
COPS
Common Open Policy Service
FANP
Flow Attribute Notification Protocol
Finger
User Information Protocol
FTP
File Transfer Protocol
HTTP
Hypertext Transfer Protocol
IMAP4
Internet Message Access Protocol rev 4
Instant Messaging and Presence Protocols
IPDC
IP Device Control
IRC
·Internet Relay Chat Protocol
ISAKMP
Internet Message Access Protocol version 4rev1
ISP

NTP
Network Time Protocol
POP3
Post Office Protocol version 3
Radius
Remote Authentication Dial In User Service
RLOGIN
Remote Login
RTSP
Real-time Streaming Protocol
SCTP
Stream Control Transmision Protocol
S-HTTP
Secure Hypertext Transfer Protocol
SLP
Service Location Protocol
SMTP
Simple Mail Transfer Protocol
SNMP
Simple Network Management Protocol
SOCKS
Socket Secure (Server)
TACACS+
Terminal Access Controller Access Control System
TELNET
TCP/IP Terminal Emulation Protocol
TFTP
Trivial File Transfer Protocol
WCCP
Web Cache Coordination Protocol
X-Window
X Window

Routing
BGP-4
Border Gateway Protocol
EGP
Exterior Gateway Protocol
EIGRP
Enhanced Interior Gateway Routing Protocol
HSRP
Cisco Hot Standby Router Protocol
IGRP
Interior Gateway Routing
NARP
NBMA Address Resolution Protocol
NHRP
Next Hop Resolution Protocol
OSPF
Open Shortest Path First
TRIP
Telephony Routing over IP

Tunneling
ATMP
Ascend Tunnel Management Protocol
L2F
The Layer 2 Forwarding Protocol
L2TP
Layer 2 Tunneling Protocol
PPTP
Point to Point Tunneling Protocol

Security
AH
Authentication Header
ESP
Encapsulating Security Payload
TLS
Transport Layer Security Protocol


Read More...

Cara bikin USB extender pake kabel UTP

Jadi ya bikin sendiri aja USB ekstender. Bahan-bahan :
1. kabel USB biasa, standard aja yg 1 m atau 0.5m.
2. kabel LAN / kabel UTP buat jaringan.

Langkah 1 : Kabel USB di test dulu pake USB flash disk di komputer, masih berfungsi atau nggak. Kalau masih OK, potong jadi 2 bagian. Biasanya ada warna merah, hitam, dan putih, hijau. Merah dan hitam biasanya untuk tegangan daya 5V. Hijau putih biasanya merupakan kabel data USB.

Langkah 2 : Potong dan kupas ujung-ujung kabel LAN. Dari kabel LAN ini ada 8 warna. Dari 8 ujung kabel LAN tadi, gabungkan beberapa pasang sehingga tinggal 4 ujung kabel LAN.
  • gabungan kabel putih oranye dengan oranye (2 kabel jadi 1)
  • kabel putih hijau (1 kabel)
  • kabel hijau (1 kabel)
  • gabungan kabel putih biru, biru, putih coklat, coklat (4 kabel jadi 1)

Langkah 3 : Sambung ujung-ujung kabel USB dengan ujung kabel LAN sbb :
Pastikan masing-masing sambungan di isolasi pakai selotip dengan rapet
Langkah 4, paling penting : set USB port speed pada motherboard komputer agar menjadi USB 1.1, jangan USB 2.0. USB 1.1 punya kecepatan maksimum 10Mbps, jadi lebih reliable untuk di tarik jarak jauh dibandingkan dengan USB 2.0.


Read More...

SharePoint Server 2010 Enterprise Content Management




eBook Details:
* Paperback: 552 pages
* Publisher: Wrox; 1st edition (September 6, 2011)
* Language: English
* ISBN-10: 0470584653
* ISBN-13: 978-0470584651

eBook Description:
SharePoint Server 2010 Enterprise Content Management
SharePoint allows all users in an organization to manage and share their content reliably and securely. If you’re interested in building Web sites using the new capabilities of enterprise content management (ECM) in SharePoint 2010, then this book is for you. You’ll discover how SharePoint 2010 spans rich document management, records management, business process management and web content management in a seamless way to manage and share content.

* Shows how to use the capabilities of enterprise content management (ECM) to build Web sites
* Covers SharePoint 2010 ECM features and WCM (Web Content Management) features
* Reviews workflow and content management, mater pages and layouts, scale and compliance, and accessibility and extensibility
* Features real-world examples and code samples to help with your learning process

SharePoint experts focus on SharePoint 2010 as a platform for Enterprise Content Management
The team of SharePoint experts discusses the ECM capabilities included in SharePoint Server 2010 that will assist with your workflow and content management. They cover Web content management (WCM) features and discuss accessibility and extensibility as well as scale and compliance.

Packed with code examples and real-world scenarios, this comprehensive book provides you with the information you need to get started using ECM with SharePoint 2010 today.

From the Back Cover
SharePoint Server 2010 Enterprise Content Management: Learn to use SharePoint Server 2010 as a robust platform for ECM
Within the pages of this book, a team of SharePoint Server and Enterprise Content Management (ECM) authorities takes you on a journey that examines the history of ECM, the capabilities that SharePoint Server 2010 offers for ECM, and the high-level ECM pillars that exist within SharePoint Server 2010. Once you have a strong foothold on what ECM is, the authors segue to in-depth coverage of document management and explorations of SharePoint workflow, collaboration, and search concepts as they apply to SharePoint as an ECM platform. Sparing no detail on a wide range of topics, this valuable resource boasts an abundance of helpful code samples and real-world examples to strengthen your learning experience.

SharePoint Server 2010 Enterprise Content Management:
* Discusses the features of document management from a user perspective, an administrative perspective, and a technical perspective
* Looks at the SharePoint web content management solution as well as how SharePoint provides support for records management
* Covers electronic forms management from an ECM angle
* Provides guidance for architecting a scalable platform
* Reviews the most common document formats
* Explores various techniques and protocols for importing content into SharePoint

wrox.com
Programmer Forums
Join our Programmer to Programmer forums to ask and answer programming questions about this book, join discussions on the hottest topics in the industry, and connect with fellow programmers from around the world.

Code Downloads
Take advantage of free code samples from this book, as well as code samples from hundreds of other books, all ready to use.

Read More
Find articles, ebooks, sample chapters, and tables of contents for hundreds of books, and more reference resources on programming topics that matter to you.

Wrox Professional guides are written by working programmers to meet the real-world needs of programmers, developers, and IT professionals. Focused and relevant, they address the issues technology professionals face every day. They provide examples, practical solutions, and expert education in new technologies, all designed to help programmers do a better job.

FileServe Link: SharePoint Server 2010 Enterprise Content Management


Read More...

Pada Topologi Bus




Pada Topologi Bus, kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel.

Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi Bus ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi.

Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Bus
* Kelebihan dan Keunggulan Topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.

* Kelemahan dan Kekurangan Topologi Bus adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi Bus ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.).


Read More...

Topologi cincin Atau Ring




Topologi cincin / Ring adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.

Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika performance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.

Cara Topologi Ring / Cincin Bekerja
Setiap komputer terhubung ke komputer selanjutnya dalam ring, dan setiap komputer mengirim apa yang diterima dari komputer sebelumnya. Pesan-pesan mengalir melalui ring dalam satu arah. Setiap komputer yang mengirimkan apa yang diterimanya, ring adalah jaringan yang aktif. Tidak ada akhir pada ring.

Keunggulan dan Kelemahan Topologi Ring atau Cincin

Kelebihan Topologi Ring
* Hemat kabel
* Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data

Kelemahan Topologi Ring
* Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan.
* Pengembangan jaringan lebih kaku
* Sulit mendeteksi kerusakan
* Dapat terjadi collision[dua paket data tercampur]
* Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus


Read More...
  • Mahasiswa STMIK Duta Bangsa
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description

Free Hosting

Free Hosting

My Blog List

A
B
C
     
D
E
F
DuGMp3    
G
H
I
Goo Otomotif HouseofScript  
J
K
L
Java Hotline    
M
N
O

My Games Collection

MeLangKah LeBih MaJu

   
P
Q
R
Pamella Decoration    
S
T
U
Studied WaLL    
V
W
X
     
Y
Z
0-9
     









Join....!


Free Domain

Free Domain

SiNyO. Powered by Blogger.